Rabu, 06 Januari 2010

Manajemen strategis pada pemerintahan

Good governance merupakan semboyan yang sedang gencar – gencarnya dipromosikan oleh pemerintah. Semboyan itu sekilas memang suatu hal yang sangat di dambakan oleh semua sektor baik publik maupun swasta mengingat efek domino yang dapat diwujudkan dari implementasi good governance. Efek domino yang dimaksud antara lain sebagai berikut Pertama, implementasi good governance cenderung membawa efisiensi dan efektivitas dalam dunia usaha.Kedua, implementasi good governance akan membawa birokrasi pemerintahan Indonesia ke dalam sistem birokrasi yang sehat dan bermutu. Ketiga, implementasi good governance dalam sektor publik akan membawa dampak yang baik tidak hanya kepada pemerintah tetapi juga kepada masyarakat sebagai stakeholder. Manajemen stratejik tidak hanya digunakan pada sektor swasta tetapi juga sudah diterapkan pada sektor publik. Penerapan manajemen stratejik pada kedua jenis institusi tersebut tidaklah jauh berbeda, hanya pada organisasi sektor publik tidak menekankan tujuan organisasi pada pencarian laba tetapi lebih pada pelayanan. Menurut Anthony dan Young dalam Salusu (2003) penekanan organisasi sektor publik dapat diklasifikasikan ke dalam 7 hal yaitu: (1) Tidak bermotif mencari keuntungan. (2) Adanya pertimbangan khusus dalam pembebanan pajak. (3) Ada kecenderungan berorientasi semata – mata pada pelayanan. (4) Banyak menghadapi kendala yang besar pada tujuan dan strategi. (5) Kurang banyak menggantungkan diri pada kliennya untuk mendapatkan bantuan keuangan (6) Dominasi profesional. (7) Pengaruh politik biasanya memainkan peranan yang sangat penting. Seorang ahli bernama Koteen menambahkan satu hal lagi yaitu less responsiveness bureaucracy dimana menurutnya birokrasi dalam organisasi sektor publik sangat lamban dan berbelit – belit. Sedangkan pada sektor swasta penekanan utamanya pada pencarian keuntungan atau laba dan tentunya kelangsungan hidup organisasi melalui strategi dan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Untuk membuktikan perlunya manajemen sektor publik dalam organisasi sektor publik banyak penelitian yang mengupas pentingnya manajemen stratejik pada sektor publik. Dantaranya saya mengambil contoh penelitian yang dilakukan oleh Robert dan Menker. Penelitian Roberts dan Menker dalam Rabin et.al mengupas mengenai manajemen stratejik pada pemerintah pusat di Amerika Serikat hasilnya mereka megusulkan adanya pendekatan baru dalam manajemen sektor publik yaitu pendekatan generatif selain pendekatan yang sudah ada yaitu pendekatan direktif dan pendekatan adaptif. Pendekatan direktif merupakan pendekatan yang bersifat dari atas ke bawah (top – down) dan lebih sedikit melibatkan anggota dalam organisasi sektor publik. Pendekatan adaptif lebih menekankan pada kebersamaan dalam organisasi dalam menetapkan tujuan pelaksanaan dan evaluasi. Sedangkan pendekatan generatif menekankan pada pentingnya seorang pemimpin (leader) dalam melakukan fungsi penetapan tujuan, pelaksanaan dan evaluasi dengan tidak mengesampingkan anggota lain dalam organisasi sektor publik

Manajemen strategis pada sekolah

Keberadaan lembaga pendidikan sebagai salah satu pranata sosial budaya saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan yang kompleks. Lembaga pendidikan kini berhadapan dengan derasnya arus perubahan akibat globalisasi yang memunculkan persaingan dalam pengelolaan lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta. Globalisasi menuntut perlunya relevansi program sekolah dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja/industri terhadap mutu lulusan (out-put) serta munculnya globalisasi pendidikan dengan bermunculannya lembaga pendidikan yang bertaraf internasional. Perubahan yang merupakan perbedaan yang terjadi dalam urutan waktu, tentu saja tidak mudah diterjemahkan secara singkat dan eksplisit. Perubahan dalam pengertian hakiki sesungguhnya mengandung konotasi majemuk yang telah tergambar, lintas ruang dan lintas waktu dengan demikian warna-warni kehidupan masyarakat, warna warni yang dikenal sebagai ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya. Dengan adanya perubahan tersebut, lingkungan pendidikan juga mengalami perubahan yang luar biasa. Dan kalau kita mau merunut pangkalnya, semua ini tentu saja tak terlepas dari menggejalanya revolusi informasi dan globalisasi yang melanda dunia saat ini. Akibat adanya revolusi dan globalisasi sebagaimana disebutkan di atas, persaingan kini telah menjadi semakin sengit karena tidak lagi terbatas pada persaingan antar sesama perusahaan domestik, tetapi juga dengan perusahaan multinasional dari manapun juga. Ini terjadi pada hampir semua bidang usaha, bukan hanya pada bidang bisnis saja, tetapi persaingan tersebut juga telah merambah ke dunia pendidikan kita, mulai dari Play group, SD, SLTP, SLTA, Universitas, bahkan ke institusi-institusi pendidikan lainnya. Berkaitan dengan meningkatnya persaingan dalam bidang pendidikan ini, terjadi pula perubahan pada perilaku konsumen, dalam hal ini yang dimaksud adalah masyarakat (orangtua dan siswa), maupun dunia usaha. Karena banyaknya pilihan, konsumen kini menjadi semakin banyak tuntutan, baik mengenai kualitas lulusan dan biaya pendidikan maupun pasilitas pendidikan. Bargaining power masyarakat meningkat sedemikian rupa sehingga industri atau dunia pendidikan terpaksa harus melayaninya kalau tidak mau akan tersingkir dari kancah persaingan yang makin berat. Dengan kata lain dunia pendidikan kini dituntut untuk mengembangkan manajemen strategi dan operasi yang pada dasarnya banya diterapkan dalam dunia usaha, sebagai langkah antisipatif terhadap kecenderungan-kecenderungan baru guna mencapai dan mempertahankan posisi bersaingnya, sehingga nantinya dapat dihasilkan manusia-manusia yang memiliki sumber daya manusia berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Jadi dapat dilihat dengan jelas bahwa dalam mengembangkan strategi yang mampu menjawab tujuan suatu organisasi, setiap strategi perlu memahami dan menguasai seluk beluk program yang sedang dilaksanakan atau dikembangkan. Aspek internal, mulai dari konsep , tenaga pendukung, sarana yang dimiliki, biaya yang tersedia, struktur organisasi yang akan melaksanakan strategi, hasil yang telah rtegi;dicapai dan hambatan-hambatan yang dilami dengan strategi lama. Aspek eksternal seperti dustrkungan masyarakat, perkembangan lingkungan, dan perubahan yang disebabkan faktor keamanan, politik, hukum lain-lain dan lain-lain.informasi tentang kedua aspek ini sangat diperlukan. Kesalahan menggunakan informasi ini akan berakibat tidak baik terhadap hasil yang akan dicapai nantinya (Sihombing,2000)

Fungsi manajemen strategis(umum).

Pertama kita kita liat dulu apa itu manajemen strategis, banya definisi tentang menejemen strategis ini, diantaranya adalah proses atau rangkaian kegiatan pengambilan keputusan yang bersifat mendasar dan menyeluruh, disertai penetapan cara melaksanakannya, yang dibuat oleh pimpinan dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran di dalam suatu organisasi, untuk mencapai tujuan.Menurut Pearch dan Robinson (1997) dikatakan juga bahwa manajemen stratejik adalah kumpulan dan tindakan yang menghasilkan perumusan (formulasi) dan pelaksanaan (implementasi) rencana-rencana yang dirancang untuk mencapai sasaran-sasaran organisasi.Sedangkan pengertian manajemen strategis menurut Nawawi adalah perencanaan berskala besar (disebut perencanaan strategi) yang berorientasi pada jangkauan masa depan yang jauh (disebut visi), dan ditetapkan sebagai keputusan pimpinan tertinggi (keputusan yang bersifat mendasar dan prinsipil), agar memungkinkan organisasi berinteraksi secara efektif (disebut misi), dalam usaha menghasilkan sesuatu (perencanaan operaional untuk menghasilkan barang dan/atau jasa serta pelayanan) yang berkualitas, dengan diarahkan pada optimalisasi pencapaian tujuan (disebut tujuan strategis) dan berbagai sasaran (tujuan operasional) organsasi. Bila decision making dan planning merupakan fungsi dari manajemen, maka begitu jualah peranan pengambilan keputusan strategis dan perencanaan strategiskepada manajemen strategis. Pertama, manajemen strategis bertugas membuat keputusan strategis yang menggolkan ketetapan tujuan dan sasaran. Kemudian manajemen strategis pun menetapkan apa yang sebaiknya dilakukan untuk masa mendatang. Dan lantas menentukan siapa-siapa yang melakukannya serta bagaimana tindakannya. Setelah itu manajemen strategismeninjau, menggerakkan aktifitas operasional total pihak-pihak yang bertanggung jawab, yang terlibat dalam pencapaian tujuan dan sasaran. Singkatnya, manajemen strategis berfungsi membuat keputusan strategis, menyusun planning strategis, serta berfungsi juga untuk peninjauan atau evaluasi strategis

CERMATI DEMAM

Gaya hidup modern menuntut segala sesuatu dilakukan serba cepat dan instans. Hal ini bisa membuat seseorang mengubah pola makan, yang cendrung tidak sehat. Udara yang terpolusi, kurang berolah raga dan stres,kian memperburuk keadaan. Bila terus berlanjut, daya tahan tubuh akan menurun. Kita akan merasa lesu, cepet lelah dan akibat berikutnya adalah mudah terserang penyakit.itulah kini mengapa banyak orang yang masih muda mengidap penyakit degenerative. Gejala menurunnya daya tahan tubuh, sring diabaikan sehingga timbul berbagai penyakit infeksi dan penuaan dini. Seseorang dikatakan demam jika suhu tubuh melebhi 37°C. dalam suhu tubuh normal, 37°C, berlangsung seluruh reaksi dalam tubuh, seperti pernafasan,pencernaan dan proses sintesis berbagai senyawa. Jika temperature naik 1°C saja,reaksi didalam tubuh akan berjalan lebih cepat, untuk membunuh bakteri dan virus. Jika suhu tubuh naik sampai 41,7°C reaksi akan meningkat dua kali lebih cepat dan keadaan ini sangat berbahaya. Hal ini bisa kita deteksi dari peningkata denyut nadi dan pernafasan. Menderita panas dalam tidak selalu harus kedokter. Dalam kondisi prima, tubuh dapat pulih setelah istirahat yang cukup dan mengkonsumsi suplemen atau larutan penyegar. Namun jika panas dalam tidak turun dalam 3 hari,sebaiknya jangan tinggal diam,sebaiknya segera konsultasi kedokter. Tanda atau gejala panas dalam tsb dapat dilihat sbb: · Sakit kepala berat · Pembengkakan di tenggorokan · Ruam di kulit, terutama jika ruam memburuk dengan cepat · Mata sensitif terhadap cahaya · Leher kaku dan sakit jika ditekuk kedepan · Menurunnya kesadaran (cendrung berhalusinasi) · Muntah-muntah · Sulit bernafas · Lesu, tanpa gairah atau lekas marah · Sakit perut atau sakit saat buang air kecil

KIAT MENYIMPAN FOTO

Berikut adalah kiat menyimpan foto dengan baik : · Rapikan foto dalam album sesuai dengan urutan yang diinginkan. Misalnya foto dari masa kecil sampai kita dewasa. Sehingga ketika membukanya lagi seolah kita membaca sejarah hidup secara kronologis · Jaga tata letaknya agar tidak terbalik-balik untuk memudahkan melihatnya · Simpan di tempat yang tak lembab,supaya tidak cepat rusak dan berjamur atau lengket dengan plastiknya · Dalam jangka waktu tertentu keluarkan koleksi album untuk dibersihkan dan angin-anginkan · Menghindarkan dari tangan jahil, biasanya kita menstapler foto,akan tetapi sebaiknya menggunakan selotip saja karena stepler nantinya akan berkarat. · Bisa juga dengan member sedikit kapas pada bagian pojok/sudut foto agar tidak bersentuhan langsung dengan plastic. Hal ini agar ada udara yang masuk, sehingga mengurangi kelembaban dan foto tak lengket dengan plastic. · Menyusun album foto jangan ditumpuk-tumpuk untuk mengurangi tekanan pada foto-foto didalamnya · Agar foto tetap bersih, oleskan putih telur ayam kampong pada foto anda,biarkan sejenak mengering, setelah kering taruh dalam album atau bingkai pigura.

Salenium Hambat HIV

Tahun demi tahun angka persentase kematian akibat virus HIV semakin bertambah, ini disebabkan belum ditemukannya obat yang bisa membunuh virus mematikan ini.Akan tetapi ada zat yang bisa menghambat replikasi HIV. SELENIUM (banyak terdapat di ikan,telur,daging,sereal,kacang). Selenium bergabung dengan protein dalam bentuk asam amino, yang disebut salenoprotein. Zat ini mengurangi takann yang disebabkan oleh ineksi, dan memperlambat penyebaran infeksi. Pada tahp pertama infeksi,HIV memproduksi berbagai protein yang memicu pengeluaran gen lain yang dibutuhkan virus untuk menopang dirinya. Salah satunya Tat,yang juga membantu replikasi virus. Diyakini Tat mengincar dan menurunkan salenoprotein saat virus mulai menginfeksi. Untuk itu, dilakukan penelitian yang meningkatkan salenoprotein di tubuh. Peneliti mengisolasi sel darah merah dari individu tanpa HIV, lalu menginfeksinya dengan HIV. Kemudian ditambahkan sejumlah kecil Salenium ke kultur (biakan)sel. Hasilnya menunjukkan,penambahan Salenium menghambat replikasi HIV sampai 10x lipat, dibandingkan kultur sel yang tidak ditambahkan selenium. Ketika mereka mengurangi produksi selenium, ditemukan terjadi peningkatan replikasi virus 3,5x lipat. Kemungkinan, salenoprotein bekerja dengan merusak struktur kimia tat,yang pada akhirnya mengurangi kemampuan virus bereplikasi.Jika fungsi Salenium telah dimengerti sepenuhnya,obat yang lebih efektif untuk HIV bisa diciptakan. Sumber : otc digest

KAPSUL KECERDASAN???

Ada ada saja yang dilakukan orang untuk mendapatkan hidup yang lebih instan tanpa pernah berfikir apa dampak negatifnya. Sekarang ada lagi kapsul kecerdasan, kapsul yang cukup banyak diminati sebagai solusi cepat bagi para pelajar yang mengalami hambatan berprestasi atau meraih jenjang pendidikan lanjutannya "Apakah kapsul ini termasuk terkait dengan kecerdasan, sugesti ataukah kimiawi, saya belum bisa memberi tanggapan karena belum mengkajinya. Kalau diberi kesempatan, saya mungkin akan mempelajari dulu masalah ini dan baru memberi tanggapan," ujar Abdurrahman,salah satu dosen dari Universitas Erlangga, yang juga dokter RSUD dr Soetomo ini. Pendapat lain juga datang dari Ketua Dewan Pendidikan Jatim Prof Dr Zainuddin Maliki. Dia mengatakan, kecerdasan seseorang tidak dapat diperoleh secara instan dengan cara minum kapsul atau obat tertentu. Untuk mendapatkan kecerdasan, seseorang butuh waktu lama dan proses panjang. "Caranya, harus belajar sungguh-sungguh dan konsisten dengan proses belajar yang dilakukan," ujarnya, Minggu (27/12/2009). Zainuddin, yang juga Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, ini menambahkan, jika ada siswa yang terdorong meminum kapsul tertentu untuk memperoleh kecerdasan secara kilat, hal itu terjadi karena kondisi mental siswa tersebut tidak siap untuk menghadapi ujian, baik itu ujian sekolah, ujian nasional, maupun ujian masuk perguruan tinggi. Meski demikian, sebagai salah satu upaya, bisa saja seseorang mengonsumsi kapsul kecerdasan tersebut. Namun, sebelum mengonsumsinya, si calon pengonsumsi harus mengetahui adanya penelitian secara ilmiah tentang kegunaan dan manfaat kapsul tersebut dan kebenaran "kapsul cerdas" bisa mengubah kecerdasan seketika. "Sepengetahuan saya, belum pernah saya dengar ada obat yang membuat orang cerdas seketika," imbuhnya. (pra/uus/uji) Sumber : www.surya.com

Mengatur Fokus Jendela

Saat ber-multitasking, pernahkah Anda melihat flash di taskbar? Itu lho, yang biasanya berkedip dengan warna oranye. Warna itu akan menghilang kalau kita mengkliknya.Kedipan di taskbar ini ada artinya. Taskbar akan berkedip jika ada program di background yang di-update. Hasil dari update ini biasanya tidak dapat terlihat langsung oleh pengguna karena tertutup oleh jendela lainnya. Oleh sebab itu, dimanfaatkanlah flash untuk memberitahu pengguna bahwa ada program yang di-update di belakang layar.Jika jumlah kedipan yang muncul Anda anggap kurang menyolok, coba lakukan langkah ini. 1. Jalankan Registry Editor dengan mengklik “Start”, lalu ketik “regedt32.exe”.2. Masuklah ke sub key “HKEY_CURRENT_USER-Control Panel-Desktop”.3. Klik ganda “DWORD value ForegroundFlashCount”, kemudian ubah nilainya sesuai keinginan Anda. Nilai ini nantinya akan mempengaruhi seberapa banyak kedipan di taskbar yang akan muncul. Isikan nilai 0 jika Anda ingin supaya taskbar terus berkedip hingga ada yang mengkliknya.Sebaliknya, jika kedipan ini terasa mengganggu, Anda dapat mengatur supaya jendela yang seharusnya dilambangkan dengan kedipan di taskbar langsung berubah menjadi fokus. Begini triknya.1. Jalankan Registry Editor, kemudian masuklah ke sub key “HKEY_CURRENT_USER-Control Panel-Desktop)”.2. Cari dan klik ganda DWORD value ForegroundLockTimeout.3. Ubah nilai DWORD value tersebut menjadi nilai 0.4. Tutup Registry Editor, lalu restart komputer.Jika suatu saat Anda ingin mengembalikan perubahan yang telah Anda lakukan ini, ubahlah nilai “ForegroundFlashCount” menjadi 3 dan nilai “ForegroundLockTimeout” menjadi 200000.Sumber: PCplus

Mengunci Setting File Temporer Internet

Temporary Internet Files itu tempat berkumpulnya file-file dari internet yang lahir setiap kali kita membuka suatu halaman web. File-file ini memang sengaja disimpan supaya saat kita mengunjungi kembali halaman web yang sama, prosesnya bisa berjalan dengan lebih cepat. Untuk mengubah setting Temporary Internet File tersebut, lakukan langkah berikut.1. Pilih “Start > Control Panel > Network and Internet > Internet Options”. 2. Pada tab “General”, ada bagian yang mengatur setting Temporary Internet File tersebut. Di sana terdapat dua pilihan, yaitu “Delete…” dan “Settings”. Pada pilihan “Delete”, Anda bisa menghapus semua file-file pada folder Temporary Internet Files. Sedangkan melalui pilihan “Settings”, Anda bisa mengatur berapa kapasitas maksimal yang bisa ditampung oleh folder Temporary Internet Files. Supaya settingan ini tidak bisa digonta-ganti oleh orang lain, lakukan langkah berikut.1. Jalankan Registry Editor.2. Masuk ke key “HKEY_CURRENT_USER-SOFTWARE-Policies-Microsoft-Internet Explorer-Control Panel”.3. Pada panel sebelah kanan, klik kanan, pilih “New > DWORD Value”, lalu beri nama Settings.4. Klik ganda DWORD Value tersebut, lalu isikan angka 1.5. Tutup Registry Editor.Sekarang, jika Anda membuka Internet Options dan mengklik dua pilihan pada tab General bagian Temporary Internet Files, tidak akan berpengaruh apa-apa. Sumber : PC Plus

WAH Windows 7??

Semakin hari dunia teknologi khususnya IT tidak pernah sepi dari hal-hal baru.buktinya sekarang sudah ada lagi Windows terbaru, yaitu Windows 7.Windows 7 bukanlah sistem operasi “sakti” yang bebas masalah. Meski sudah jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya, ada saja kekurangan di sana sini. Masalah yang muncul bisa bermacam-macam, mulai dari aplikasi crash gara-gara tidak mendukung, sampai penyakit doyan restart sendiri. Kejadian restart otomatis ini sebenarnya bukanlah suatu bug, tetapi justru fasilitas yang memang dimiliki Windows jika ia mendeteksi adanya masalah pada sistem. Meski begitu, alih-alih membantu, fitur ini bisa jadi malah bikin sebal. Untuk mencegahnya, simak langkah-langkah berikut.1. Klik “Start > Control Panel > System and Security > System”.2. Klik “Advanced system settings”, lalu klik tombol “Settings” yang ada di dalam kotak “Startup and Recovery”.3. Sebuah jendela baru berjudul “Startup and Recovery” akan muncul. Carilah kotak cek “Automatically restart” pada boks “System failure”, lalu hilangkan tanda cek di depannya.4. Klik “OK” dan “OK” sekali lagi untuk menyimpan perubahan dan keluar dari “Sistem Properties”.

ANAK LAKI-LAKI LEBIH MELEK TEKNOLOGI

Sosiolog dari Universitas Alabama, Birminggham,AS, Sheila Cotton, mengatakan bahwa anak laki-laki lebih melek teknologi. Dari surveinya terhadap 1000 orang anak yang usianya antara 11-13 tahun menunjukkan bahwa anak laki-laki ternyata memang lebih banyak mengeksplorasi fitur ponsel seperti untuk mengirim email, berbagi foto, bermain game, memutar video, dan mendengarkan musik. Menurut Cotten, perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam hal ini kemungkinan tergantung pengasuhannya. Orangtua sering menganggap anak laki-laki lebih cocok mengekesplorasi teknologi sehingga mereka bebas mengakses. Wajar saja anak laki-laki lebih jago dalam mengekesplorasi ponsel.Hal tersebut bisa berpengaruh terhadap masa depan anak-anak perempuan. Semakin bisa dirugikan kelak saat mencari pekerjaan dan memilih pendidikan lanjutnya keitnggalan dari kaum laki-laki. "Jika mereka tidak tertarik mengeksplorasi atau menggunakan teknologi yang beraneka rupa, mereka mungkin punya peluang lebih kecil untuk mengambil kuliah ilmu komputer, sains, dan matematika," ujar Cotten.Jadi, Cotten menyimpulkan, dengan temuan ini bukan berarti anak perempuan harus dibelikan ponsel dengan fitur standar. Justru sebaliknya, mereka harus didorong untuk memanfaatkan teknologi seluas-luasnya. Sumber : KOMPAS.com